Langsung ke konten utama

Solidaritas Pelajar untuk Palestina



Anggota Library Community melakukan aksi penggalangan dana untuk Palestina, (Minggu 25/11).

Prahara di jalur Gaza membuat dunia Internasional bersuara dan mengutuk keras serangan yang dilakukan secara brutal oleh Israel terhadap Palestina. Aksi demonstrasi dan kecaman terus bermunculan baik di Indonesia maupun dunia Internasional. Serangan Israel yang dimulai pada (15/11) kembali merenggut korban jiwa yang merupakan warga sipil Palestina, yang didominasi oleh wanita dan anak-anak. Dukungan terhadap Palestina  pun terus mengalir. Di dunia maya pun demikian, setidaknya dalam sepekan terakhir situs resmi pemerintahan Israel diretas lebih dari 44 juta kali dalam sepekan oleh Hacktivist. Dukungan melalui jejaring sosial Twitter pun terus tanpa henti. Setiap orangdi seluruh dunia memberikan dukungan melakukan tweet kepada warga Palestina dengan memberikan hashtag #Gaza. 

Keprihatinan dunia Internasional pun ditanggapi serius oleh Dewan Keamanan PBB untuk melakukan mediasi antara Israel dengan Palestina untuk melakukan gencatan senjata. Sampai akhirnya gencatan senjata antara Israel dengan Palestina pun dilakukan. Rasa simpati dan solidaritas kemanusiaan tetap terus mengalir. Pelajar di kota hujan pun ikut andil dalam upaya penggalangan dana bagi tragedi kemanusiaan yang melanda Palestina ini.

Wujud kepedulian itu pun juga dilakukan oleh Library Community MAN 2 Kota Bogor yang juga melakukan aksi penggalangan dana untuk Palestina. Sebanyak 12 orang anggota dilibatkan dalam acara ini, mereka memulai aksi sejak pukul 06.00 yang terbagi di daerah Pangrango Plaza, Sempur, Balaikota, Stasiun Bogor, dan berakhir di Tugu Kujang.

Heriyana, penggagas acara penggalangan ini mengatakan bahwa tujuan dari acara ini adalah bentuk kepedulian sosial atas tragedi kemanusiaan yang melanda Palestina. “Pelajar harus go on, mewujudkan rasa simpati mereka, tentunya jangan melihat hasil, tetapi langkah untuk mau peduli yang utama,” tuturnya.

Menurutnya, sumbangan yang terkumpul akan diserahkan kepada Dompet Peduli Palestina di Tv One yang nantinya akan disumbangkan bagi warga Palestina yang membutuhkan.

Nabilla misalnya, ia mengakui ini adalah pertama kalinya ia terjun langsung ke masyarakat untuk melakukan penggalangan dana, dan banyak masayarakat di kota Bogor yang meresponnya dengan baik, dan senantiasa mendoakan kepada warga Palestina yang menjadi korban agar diberi ketabahan.
“Meskipun tidak seberapa, tapi yang ingin kami lakukan menolong terhadap saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Nabil. 

Sobat GS, wujud kepedulian kita, solidaritas dan simpati kita tentunya akan sangat membantu bagi mereka yang menjadi korban di Palestina. Save for Palestine!

(Rep.GS. Syahrizal Sidik/MAN 2 / JC)

  







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Investasi ala Warren Buffet

     Ilustrasi: Pexels  Belasan siswa SMA di Omaha, Nebraska duduk tertegun di ruang kelas mendengarkan Warren Buffet bertutur soal rahasianya menjadi miliuner dunia dari trading saham. Dialog Warren Buffet dan belasan siswa itu berlangsung santai dan kadang jenaka, sebagaimana digambarkan dalam film dokumenter Becoming Warren Buffet besutan sutradara Peter Kunhardt. "Never depend on single income, make investment to create a second source ," kalimat ini yang selalu didengungkan Buffet. Bahwa, investasi memang diharuskan, agar kita tidak hanya bergantung pada satu sumber penghasilan. Tentu, kita tidak harus seperti Buffet, yang mendirikan Berkshire Hathaway dan menjadi orang kaya sedunia versi Forbes dengan kekayaan menembus US$84 miliar atau sekitar Rp1.176 triliun (asumsi dolar AS Rp14.000). Tapi pesan pentingnya adalah bagaimana memulai investasi sedini mungkin, utamanya bagi generasi milenial (lahir tahun 1980-2000, usia saat ini 19-39 tahun). ...

Jangan Berhenti untuk Berbagi

Memberikan pemaparan "Mengenal Jurnalistik Dasar" pada kegiatan MuDA Berbagi     LANGIT Jakarta terlihat cerah, di tengah lengang lalu lalang kendaraan di akhir pekan, sekelompok anak Muda, “Kompas MuDA” pada Sabtu, (26/10) mengadakan kegiatan bertajuk “Kompas MuDA Movement”   #SumpahMuDA bertempat di SMPN 1 Terbuka Diponegoro, yang bertempat di   Jalan Riau, Kampung Pasar   Kelurahan Jombang, Ciputat.   Belajar Jurnalistik dan Berwirausaha ala “MuDA” Banyak cara yang bisa dilakukan dalam memperingati Sumpah Pemuda, di antaranya adalah melalui MuDA Berbagi ini.  Sebanyak 40 peserta didik yang terdiri dari kelas 7 sampai kelas 9 tersebut, sangat antusias mengikuti acara #SumpahMuDA. Acara dibuka secara resmi ketika sambutan dari Kepala Sekolah SMPN 1 Diponegoro,   Adin Mustika dan perwakilan dari Marketing Communications Kompas, Bapak Novi. “Hari ini, kalian akan belajar di luar hari-hari seperti biasa. Mendapatkan k...

Sektor New Economy, Sumber Baru Penopang Pasar Modal RI

      Ilustrasi: E-commerce akan menjadi penopang bursa saham domestik ke depan (Pexels).  Saham-saham di sektor ekonomi baru ( new economy ), diyakini akan menjadi penopang utama pasar modal pada tahun mendatang dan menggantikan saham   old economy. Apalagi, masa pandemi Covid-19 yang berimbas pada seluruh bisnis akibat pembatasan aktivitas masyarakat kian mempercepat bertumbuhnya sektor ekonomi baru seperti teknologi dan  e-commerce. Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Sjahrir, menilai, sektor ekonomi baru mengalami perubahan lima tahun lebih cepat dari yang seharusnya. "Yang menarik dari sisi sektor teknologi berkembang sangat cepat, bagaimana teknologi membuat individu, masyarakat menjadi lebih produktif dan beradaptasi," kata Pandu dalam diskusi bertajuk Investment Trends for 2022, Indonesia Knowlegde Forum (IKF) X - 2021, Kamis (7/10). Pandu mencontohkan, di Amerika Serikat, saat ini, nilai kapitalisasi pasar perusahaan raksasa teknolo...