Langsung ke konten utama

Mengenal Potensi Diri bersama Mita Rosette Taufik


      Menurut ibu bagaimana peran minat bakat terhadap masa depan seseorang?
Minat bakat dan potensi sangat berperan terhadap masa depan seseorang. Kita semua sefaham bahwa manusia diciptakan-Nya dengan tugas tertentu, setiap individu memiliki tugasnya masing-masing. Tentu saja tugas tersebut sama dengan potensi yang diberikan-Nya. Tidaklah mungkin seseorang memiliki tugas A, namun Tuhan memberinya potensi B. Dengan demikian, mengenal minat bakat sangat penting supaya seseorang mampu mengenal tugasnya dan bekerja sesuai dengan tugas yang diberikan-Nya.

       Seberapa penting pengembangan minat bakat?
Mengacu pada pertanyaan diatas, mengenal potensi penting untuk mengenal tugas dan amanah. Dengan demikian mengembangkan potensi merupakan jalan dalam merampungkan tugas yang diberikan-Nya. 

  Apakah bakat juga memengaruhi passion seseorang ?
Sudah barang tentu. Seseorang yang bekerja sesuai dengan bakatnya tidak merasa berat dalam melakukan tugasnya. Ia bekerja dengan hasrat yang sesuai dengan yang Tuhan tugaskan padanya. Dari beberpa orang yang seperti ini, saya sering mendengar : “Kerja ku itu merupakan istirahatku” jadi mereka tidak merasa bahwa pekerjaan itu beban, soal imbalan berupa materi tentu saja itu hanya “resiko” dari pekerjaan kita.

Apa sih yang harus dilakukan orang tua jika keinginan anak berbeda (mismatch) dengan keinginan orang tua?
Tidak ada orang tua yang bermaksud buruk pada anaknya, mereka semua menginginkan anaknya bahagia, memiliki pekerjaan yang baik, masa depan yang sejahtera. Beberapa orang tua hanya mengetahui beberpa cara saja untuk mencapai hal tersebut, diantaranya berdasarkan pengalaman mereka atau orang lain. Mereka melihat bahwa profesi tertentu lebih menjanjikan kemakmuran dibandingkan profesi lain. Sesungguhnya hal tersebut tidak ada hubungannya, keberhasilan atau kegagalan kita atau orang lain tidak ada hubungannya dengan keberhasilan anak kita. Kesadaran itu dulu yang perlu difahami. Kesadaran bahwa kebahagiaan akan terjadi apabila seorang individu melakukan apa yang emnjadi tugas yang diamanahkan Tuhan padanya. Masalah terjadi apabila orang tua sendiri tidak mengenal diri mereka, bagaimana mereka bisa membantu anak-anak mereka untuk mengenal diri mereka masing-masing? Itu masalah yang terjadi sekarang.

   Sampai sejauh mana seseorang dapat dikatakan menemukan “jati diri” ?
Level yang paling tinggi adalah pada saat dia mengatakan bahwa ini bukan pekerjaan namun rekreasi. Mereka sangat menikmati pekerjaan mereka.

  Siapa saja yang memengaruhi perkembangan bakat atau minat seseorang ?
Lingkungan memegang peranan cukup penting, bagaimana seseorang dibesarkan dan juga keputusan-keputusan dia dalam hidup. Setiap individu bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada dirinya. Dalam lingkungan yang sama seseorang bisa berkembang ke arah berbeda disebabkan oleh keputusan yang mereka ambil.



     Apa pesan ibu untuk pelajar khususnya yang sedang dan terus menggali potensi bakat?
Bertanggung jawablah pada masa depan anda. Kenali diri terus menerus, karena dengan mengenali diri maka anda akan mengenal Tuhan dengan lebih baik. Percayalah dengan niat anda mengoptimalkan potensi anda untuk mengoptimalkan karunia yang anda miliki, maka Tuhan akan membukakan jalan yang lebar bagi anda karena itulah maksud penciptaan-Nya. Manusia ditinggikan dari makhluk lainnya karena ilmu yang dimilikinya, belajar dan amalkanlah ilmu yang anda miliki sebagai upaya untuk lebih dekat dengan-Nya.


Mita Rosette Taufik adalah Profesional grafologis Synergia Consulting yang kini tinggal di Bandung. Sebagai grafolog, beliau juga sudah menerbitkan buku mengetahui Karakter & Potensi Diri, melalui Analisa Tulisan Tangan. Oh ya teman-teman, bagi yang mau berkonsultasi, beliau juga menulis di Tabloid NOVA, rubrik taya jawab bersama Mita Rosetter Taufik. Ayo kenali potensi diri kita! dan raihlah cita-cita Anda. 

Komentar