Langsung ke konten utama

pagi yang kutemukan seperti sebuah mata-mata




aku mengetuk pintu langit pagi. kuketuk, dengan lutut sujud paling pagi.
dua cakrawala, lebih menjumpai airmata dari dengkur tidur kita, semalam.

aku begitu lebam, semerah darah yang keluar dari mata-mata. matahari. 
—kau seharusnya diam, disana dengan mata yang terpejam, tapi dunia akan tiada tanpa nyalamu—

aku pun diam. menjumpai derik matahari. mengejar ke segala sesar dan senyap. 
tapi tubuhku hanya berpaling pada daun pintu rumahmu, yang tak mengenal siapa adanya.

kian nyata, kita memendar jarak ini. sebuah pagi tiba mengulur nisbi jarakmu pada lembaran 
aritmatika. aku mengetuk-ngetuk rumahmu, pada sebuah buku yang terselip disana. 

diantara sebaris logaritma, seperti peri penari yang meliuk-legakkan tubuhnya pada sin cos dan tan. 
aku mengetuk-ngetuk pintu rumahmu. dengan sajak yang kutulis pagi ini.

 serupa mata-mata, matahari yang melukis namamu, di mataku.

1 Juni 2012
  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Berhenti untuk Berbagi

Memberikan pemaparan "Mengenal Jurnalistik Dasar" pada kegiatan MuDA Berbagi     LANGIT Jakarta terlihat cerah, di tengah lengang lalu lalang kendaraan di akhir pekan, sekelompok anak Muda, “Kompas MuDA” pada Sabtu, (26/10) mengadakan kegiatan bertajuk “Kompas MuDA Movement”   #SumpahMuDA bertempat di SMPN 1 Terbuka Diponegoro, yang bertempat di   Jalan Riau, Kampung Pasar   Kelurahan Jombang, Ciputat.   Belajar Jurnalistik dan Berwirausaha ala “MuDA” Banyak cara yang bisa dilakukan dalam memperingati Sumpah Pemuda, di antaranya adalah melalui MuDA Berbagi ini.  Sebanyak 40 peserta didik yang terdiri dari kelas 7 sampai kelas 9 tersebut, sangat antusias mengikuti acara #SumpahMuDA. Acara dibuka secara resmi ketika sambutan dari Kepala Sekolah SMPN 1 Diponegoro,   Adin Mustika dan perwakilan dari Marketing Communications Kompas, Bapak Novi. “Hari ini, kalian akan belajar di luar hari-hari seperti biasa. Mendapatkan k...

Belajar Investasi ala Warren Buffet

     Ilustrasi: Pexels  Belasan siswa SMA di Omaha, Nebraska duduk tertegun di ruang kelas mendengarkan Warren Buffet bertutur soal rahasianya menjadi miliuner dunia dari trading saham. Dialog Warren Buffet dan belasan siswa itu berlangsung santai dan kadang jenaka, sebagaimana digambarkan dalam film dokumenter Becoming Warren Buffet besutan sutradara Peter Kunhardt. "Never depend on single income, make investment to create a second source ," kalimat ini yang selalu didengungkan Buffet. Bahwa, investasi memang diharuskan, agar kita tidak hanya bergantung pada satu sumber penghasilan. Tentu, kita tidak harus seperti Buffet, yang mendirikan Berkshire Hathaway dan menjadi orang kaya sedunia versi Forbes dengan kekayaan menembus US$84 miliar atau sekitar Rp1.176 triliun (asumsi dolar AS Rp14.000). Tapi pesan pentingnya adalah bagaimana memulai investasi sedini mungkin, utamanya bagi generasi milenial (lahir tahun 1980-2000, usia saat ini 19-39 tahun). ...

Jurus GOTO Memoles Laporan Keuangan

                                                                                                               Katadata I Andrey Rahman  Usai melepas bisnis e-commerce Tokopedia ke TikTok, GOTO terus melakukan upaya pemangkasan beban usaha untuk mencapai profitabilitas lebih cepat, termasuk pelepasan unit bisnis GoTo Logistics.   GOTO mencatatkan penurunan kerugian bersih signifikan pada kuartal peryama dan kenaikan pendapatan sejalan dengan strategi pertumbuhan pada ekspansi pengguna, pengurangan beban operasional, dan penguatan kemitraan dengan TikTok dan Bank Jago.  Manajemen GOTO akan melakukan perombakan jajaran pengurus pada RUPST/RUPLSB Juni. Analis pasar modal memperkirakan prospek sa...