Gambar diunduh di sini Berhentilah menulis kalau kau tak rela hidupmu Jadi sajen di candi yang tak dikenal Menulislah kalau kau yakin sajakmu menjadi sepi : Keheningan pertapa saat roh memandang dirinya. —Saini KM, Penyair PUISI ibarat lukisan dalam bahasa. Begitulah seperti yang dikatakan Pramoedya Ananta Toer. Menyelami puisi adakalanya harus menghadapi keadaan yang tidak pernah kita bayangkan. Sesuatu yang di luar batas dan kadang-kadang di luar logika kita sebagai...
We write to taste life twice, in the moment and in retrospect. —Anaïs Nin